R&D
Teknologi Layar Sentuh Interaktif

Layar sentuh interaktif telah di manfaatkan dalam perangkat-perangkat elektronik umum sepert smart phone, mesin ATM, kasir dan lain-lain. MaxTouch hadir di Indonesia khususnya untuk mengembangkan dan mempromosikan papan tulis interaktif dan TV layar sentuh overlay.

Papan tulis interaktif atau kadang disebut papan tulis elektronik, telah populer beberapa tahun yang lalu di Amerika dan negara-negara Eropa sebagai alat pengajaran interaktif dan alat bantu rapat kolaboratif. Dikarenakan harganya yang mahal, papan tulis interaktif di Indonesia hanya dapat dijangkau oleh sekolah mahal yang berbasis internasional dan perusahaan besar. MaxTouch hadir di Indonesia untuk memperkenalkan papan tulis elektronik dengan harga yang kompetitif dan terjangkau, sehingga dapat menjadi lebih mudah diakses untuk kalangan luas.

TV layar sentuh overaly atau frame layar sentuh adalah pilihan alternatif untuk membuat monitor PC atau LCD/LED TV anda menjadi sebuat TV layar sentuh. TV layar sentuh cocok untuk di aplikasikan dalam penggunaan di ruang training, ruang pertemuan, ruang pengendali, produk display, exhibitions, conferences, museum, dll. Produk frame layar sentuh kami, maxTouch screen mendukung multi-touch sampai dengan 4 titik sentuh.

Ada beberapa teknologi yang dapat digunakan untuk menghasilkan layar sentuh interaktif. Setiap teknologi memiliki keunggulan yang berbeda-beda pada setiap pengaplikasian. Beberapa dari teknologi ini telah berkembang penuh dan matang. Tetapi ada juga teknologi baru yang masih dalam pengembangan dan uji coba. Ada tiga teknologi paling populer dalam pengaplikasian pada papan tulis interaktif dan TV layar sentuh overlay, yaitu teknologi resistif, sinyal elektromagnetik dan inframerah.

Resistif - Papan tulis interaktif resistif dibuat dengan lembaran depan yang tahan lama. Bagian belakang lembaran depan dan bagian depan papan belakang dilapisi dengan bahan resistif. Dalam kondisi normal, sisi resistif tersebut dipisahkan oleh celah udara kecil. Ketika kontak terjadi pada permukaan kedua lembar resistif tersebut, celah merapat untuk menghasilkan pendaftarkan lokasi yang akurat dari sentuhan. Sinyal analog dikonversi menjadi aliran data serial dan kemudian dikirim ke komputer untuk diproses lebih lanjut. Teknologi resistif memungkinkan seseorang untuk menggunakan jari, stylus, atau perangkat penunjuk lainnya untuk beroperasi. Masalah terbesar dengan IWB resistif adalah ketika ada kerusakan pada permukaan depan papan tulis, fungsi interaktif pada bagian tersebut menjadi tidak berfungsi.

Elektromagnetik - Mekanisme dasar dari sebuah papan tulis interaktif elektromagnetik melibatkan dua komponen: jaringan grid digital dan pena digitalisasi.

Pena digitalisasi memiliki transponder yang memancarkan sinyal elektronik. Ketika pena berkontak dengan permukaan grid digital, maka akan menghasilkan kontak listrik yang dikomunikasikan ke komputer. Sinyal ini menginformasikan kepada komputer mengenai lokasi pena pada permukaan grid digital di koordinat 'X' dan 'Y'. Ketepatan posisi kontak dikendalikan oleh dispersi atau lebar dari sinyal yang dipancarkan dari pena digitalisasi, dan didasari oleh kerapatan garis pada grid digital.

Inframerah - Papan tulis interaktif Inframerah menggunakan kombinasi dari IR LED dan transistor foto, yang di install pada sekeliling permukaan papan aktif secara selaras dan terintergrasi. IR-LED dan foto transistor ini menyorotkan kotak grid di atas permukaan papan. Penutup khusus digunakan untuk menutup dan melindungi komponen-komponen IR-LED tersebut, akan tetapi cahaya IR-LED masih tetap dapat melewatinya untuk menghasilkan kotak grid. Ketika permukaan papan disentuh, ini menyebabkan terganggunya grid sinyal inframerah dan menghasilkan koordinat titik sentuh 'X' dan 'Y' secara akurat, yang kemudian dikonversi sebagai posisi mouse.

Papan tulis interaktif MaxTouch menerapkan teknologi inframerah karena teknologi ini memiliki daya tahan tinggi dan juga akurasi sentuh yang tinggi.